Di saat matahari terbit, di saat mataku terbuka menyambut indahnya dunia...
Di saat Dia memberiku hari ini, di saat ku kembali ke dunia ini...
Aku tidak meminta kepada-Nya untuk memberiku hari ini.
Aku tidak meminta-Nya untuk terlahir ke dunia ini.
Aku hanya meminta untuk menunjukkan jalan-Nya kepadaku.
Bukan sebuah permintaan yang besar, tetapi aku hanya ingin Dia tidak menyesal.
Tidak menyesal mengirimku ke dunia.
Aku sadar bahwa aku bukanlah sebuah kesalahan-Nya.
Aku sadar apa yang diinginkan-Nya.
Aku hanya setitik pasir di pantai ciptaan-Nya.
Aku hanya setitik bintang di langit ciptaan-Nya.
Aku hanya setitik tinta pena di lukisan-Nya.
Tetapi...
Mengapa aku harus merasakan sesuatu terhenti jika aku tidak ingin memulainya?
Mengapa aku harus merasakan sesuatu dimulai jika aku tidak ingin menghentikannya?
Baru merasakan begitu pentingnya sesuatu ketika kita kehilangannya.
Baru takut kehilangan sesuatu jika kita merasakan begitu pentingnya itu.
hitam-putih, hidup-mati, suka-duka, cinta-benci.
Untuk apa aku hidup? bernafas untuk dia?
Untuk apa aku mati? menghentikan nafasnya?
Segala sesuatu yang tak kuinginkan datang menghampiri aku.
Namun...
Dia mengatakan kepadaku, "Segala sesuatu akan indah jika kamu melihatnya dari sisi yang berbeda."
Di saat Dia memberiku hari ini, di saat ku kembali ke dunia ini...
Aku tidak meminta kepada-Nya untuk memberiku hari ini.
Aku tidak meminta-Nya untuk terlahir ke dunia ini.
Aku hanya meminta untuk menunjukkan jalan-Nya kepadaku.
Bukan sebuah permintaan yang besar, tetapi aku hanya ingin Dia tidak menyesal.
Tidak menyesal mengirimku ke dunia.
Aku sadar bahwa aku bukanlah sebuah kesalahan-Nya.
Aku sadar apa yang diinginkan-Nya.
Aku hanya setitik pasir di pantai ciptaan-Nya.
Aku hanya setitik bintang di langit ciptaan-Nya.
Aku hanya setitik tinta pena di lukisan-Nya.
Tetapi...
Mengapa aku harus merasakan sesuatu terhenti jika aku tidak ingin memulainya?
Mengapa aku harus merasakan sesuatu dimulai jika aku tidak ingin menghentikannya?
Baru merasakan begitu pentingnya sesuatu ketika kita kehilangannya.
Baru takut kehilangan sesuatu jika kita merasakan begitu pentingnya itu.
hitam-putih, hidup-mati, suka-duka, cinta-benci.
Untuk apa aku hidup? bernafas untuk dia?
Untuk apa aku mati? menghentikan nafasnya?
Segala sesuatu yang tak kuinginkan datang menghampiri aku.
Namun...
Dia mengatakan kepadaku, "Segala sesuatu akan indah jika kamu melihatnya dari sisi yang berbeda."


Posting Komentar